10 Tips Untuk Menjaga data Cloud Anda Aman

Sementara kita semua sangat senang tentang konsep penyimpanan data cloud keseluruhan dan merasa bahwa itu adalah napas lega dari pertempuran terus-menerus terhadap malware, key logger, software PC monitoring, dan yang lainnya, kita cenderung lupa bahwa ada langkah-langkah yang perlu kita ambil untuk menjamin keamanan bahkan setelah kami telah bergeser semua barang-barang digital kita ke awan.

Ini tidak sesulit menempatkan hambatan keamanan pada Android, tetapi kadang-kadang tidak berjalan melalui taman baik. Jadi untuk mengurangi kebingungan dan membantu teknologi berdaya, berikut adalah sepuluh langkah yang akan membuat hidup Anda pada awan pengalaman yang halus.

1. Sandi Pertama.

Jika kita berbicara tentang skenario yang ideal, maka username dan password harus unik untuk setiap layanan atau situs Anda harus menggunakan mandat untuk. Alasannya cukup sederhana: jika seseorang akan terganggu, demikian juga sisa rekening Anda.

2. Pertanyaan keamanan, check.

Cobalah yang terbaik untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya dapat ditemukan hanya dengan mengambil satu online sekilas, misalnya, pada profil Facebook Anda. Cara terbaik untuk pergi tentang hal ini adalah untuk memilih pertanyaan dan menjawabnya dengan jawaban pertanyaan lain yang. Misalnya jika Anda memilih pertanyaan mana Anda hidup sebagai seorang anak, jawaban dengan ‘kuning’.

3. Try Out Enkripsi.

Setiap kali hal ini mungkin, ini adalah ide bagus. Perangkat lunak enkripsi tidak memerlukan beberapa upaya pada bagian dari pengguna tetapi juga akan berebut dan kode kredensial Anda sehingga tak seorang pun akan dapat memperolehnya dengan mudah.

4. Kelola Sandi.

Pada saat ini Anda akan memiliki banyak password dan username untuk pelacakan dan merawat. Jadi untuk mengelola ini mendapatkan tangan Anda pada sebuah aplikasi atau software yang akan melakukan ini untuk Anda. Sebuah pilihan yang bagus adalah utilitas LastPass.

5. Dua Faktor Otentikasi.

Ini berarti bahwa ada dua mode yang sedang digunakan oleh situs sebelum mengizinkan masuknya pengguna. Jadi bukan hanya username dan password, kode unik ini juga akan diperlukan yang tersedia melalui pesan teks ke telepon Anda pada saat log masuk Dengan cara ini bahkan jika seseorang mendapat mandat Anda, mereka tidak akan memiliki kode yang unik dan maka akses akan ditolak.

6. Jangan Pikirkan, Hanya Backup.

Ini mungkin aneh untuk diberitahu untuk backup data pada drive fisik ketika datang untuk mengamankan data awan, tapi itu adalah apa yang harus Anda lakukan. Inilah sebabnya mengapa Anda tidak harus berpikir lebih dari itu, Anda hanya harus backup data Anda pada drive eksternal dan tetap dengan Anda.

7. Hapus Ketika Selesai.

Sekali lagi, mengapa repot-repot menghapus apa-apa ketika ada data yang terbatas pilihan penyimpanan sekitar? Alasannya adalah bahwa Anda tidak pernah tahu berapa banyak data yang nantinya bisa menjadi berpotensi berbahaya bagi Anda. Jika e-mail atau pesan peringatan dari beberapa rekening bank telah hidup lebih lama nilainya, hanya menghapusnya.

8. Hati-hati Di mana Anda Log In.

Banyak kali kita akhirnya masuk dari perangkat lain selain kita sendiri. Dan tentu saja kita cenderung lupa bahwa perangkat lain dapat menyimpan informasi kami melalui browser web.

9. Gunakan Anti-Virus dan Anti-Spy Software.

Alasan untuk ini, meskipun harus dilakukan dengan data awan, adalah bahwa semua akses ke awan adalah dari sistem Anda terlebih dahulu. Oleh karena itu jika sistem Anda berisiko, sehingga data online Anda. Jika Anda lupa untuk mengenkripsi maka logger kunci mungkin bisa sandi vendor Anda awan dan karenanya semua mungkin akan hilang pula.

10. Jauhkan Shut Your Mouth.

Jangan pernah berbagi informasi mengenai awan penyimpanan Anda dengan siapa pun. Menjaga password rahasia adalah suatu keharusan tetapi berbaring rendah memberitahu orang-orang yang vendor atau layanan yang Anda gunakan juga untuk keamanan tambahan.

 

 

from http://www.cloudtweaks.com